"NASIBMU BERAWAL DARI PIKIRANMU"


Pikiran akan menjadi kata-kata, kata-kata akan menjadi tindakan, tindakan akan menjadi sebuah kebiasaan, kebiasaan akan membentuk karakter, dan karakter yang akan menuntun ke takdir hidup kita.
       Kalau pikiran kita selalu positif ahirnya kata-kata kita pun akan selalu positif, kata-kata yang positif tadi menjadikan kebiasaan kita juga menjadi positif. Kebiasaan yang terus berulang-ulang,berulang-ulang, dan berulang-ulang itu yang membentuk karakter atau kepribadian, sehingga masadepan kita pun Puji Tuhan menjadi positif. Begitu pula sebaliknya, kalau pikiran kita selalu dipenuhu dengan hal-hal yang negatif, tidak percaya diri, tidak optimis, selalu pesimis, selalu menyalakan maka kata-kata yang keluar pun aka sesuai dengan apa yang kita produksi oleh pikiran kita, kata-kata yang keluar pun akan menjadi negatif, tidak percaya diri, selalu pesimis dan selalu menyalakan keadaan. Dari kata-kata yang negatif tadi, akan membuat tindakan kita akan menjadi negatif juga, tindakan yang negatif tadi menjadi berulang-ulang, berulang-ulang sehingga membentuk karakter yang rapuh dan mudah patah, dan itu yang akan menjadi masa depan kita pun menjadi negatif.
        Berpikir positif artinya kita memenuhi ruang dalam pikiran kita dengan muatan-muatan yang positif, karena pikiran kitalah yang membentuk personal brendi kita atau imeac.
"Oh si Tarsi yang malas itu ya!"
"Oh si Tole yang rajin itu ya!"
Imeac dari orang tentang kita, semua berawal dari pikiran kita sebenarnya. Kenapa kita di cap sebagai pemalas? Karena pikiran kita di penuhi oleh hal-hal yang pesimis, karena pesimis tadi menjadi tindakan kita tidak bergairah, dan selalu mengabaikan sesuatu, ahirnya kita menjadi seorang pesimis. 
     Cara berpikir yang benar akan menuntun orang untuk selalu berpikir positif dan selalu berbaik sangka serta sistematis. Begitu juga dengan cara berpikir yang salah, cara berpikir yang sala akan menuntun orang untuk selalu berpikir dari sisi negatif, dan selalu berburuk sangka. Karier kita pun sebenarnya tidak ditentukan oleh seberapa pintar kita. Para pakar pengembangan diri sepakat bahwa orang yang memiliki karakter diri ya enung baik peluang untuk suksesnya lebih besar dari pada orang yang mempunyai karakter yang buruk, bahkan parah pemimpin akan memilih orang-orang yang memiliki karakter yang baik untuk dijadikan team karyawan atau partner kerja, pintar mungkin bisa membuat anda memiliki jenjang karier yang tinggi, tapi pintar dengan karakter yang terpuji bisa membawa anda ke jenjang yang tidak bisa diproleh oleh orang yang cuma memiliki kepintaran.

Jaga pikiranmu karena pikiran yang akan menjadi ucapan.
Jaga ucapanmu karena ucapan yang akan menjadi tindakan.
Jaga tindakanmu karena tindakan yang akan menjadi kebiasaanmu.
Jaga kebiasaanmu karena dari kebiasaanmu itu yang akan menjadi karaktermu dan 
Jaga karaktermu karena karakter yang akan menentukan nasibmu.


Postingan populer dari blog ini

KEMANUSIAAN DAN PENDIDIKAN

"JANGAN TAKUT UNTUK DIBENCI"

DEMOKRASI