"HIDUPLAH DENGAN BAHAGIA"

Penglihatanku tidak lagi setajam alis dan mata yang terbentuk secara gagah.. kesan sejuk yang semula menjadi ciri dari sebuah kehangatan cinta, kini berubah muram dan seperti tanpa tujuan.. 
Aku samar.. bahkan menentukan satu dari ribuan jalan bercabang yang teronggok didepan kepala pun tidak mampu aku lakukan.. 
Bukan mataku yang salah.. Hanya saja.. aku mulai ragu dengan semua jalan yang tampak.. Kebingungan mencari petunjuk..tidak paham mencari arah..
Segala pertaruhanku diambang kehancuran.  Ekspetasiku keliru.  Dan jarak yang cukup jauh dengan Tuhan menyempurnakan semuanya.. Aku tidak sendiri.  Ada begitu banyak pribadi-pribadi berkeliaran dilingkaran hidupku. 
Ada yang menyanjung kemujuran nasibku.. sebagian menjadi topeng busuk ditengah bahagiaku.. meski ada pihak yang tidak perduli,  tidak jarang ada yang menunggu kejatuhanku.. Yah.. rasanya hidup memang tidak sempurna tanpa keberadaan para penikmat kesakitan seperti mereka.. hiburku dalam hati..
Ada begitu banyak yang sedang aku persiapkan..Tentang hati yang dipaksa untuk belajar menerima banyak tikaman, sampai menyiapkan tempat, dimana tubuh dan sebuah kebahagiaan akan jatuh tersungkur karena kegilaan yang telah aku lewati..
Ya..inilah saatku..
Tapi...
Oh tidak..pandangan berkaca-kacanya mengalihkan perhatianku...
Aku lupa..ada seseorang yang bahagianya telah lama aku gantungkan di pundakku..
Dia tidak boleh melihat ini..
Heyy..!! pergilah..!! Semua belum terlambat..
Melangkah lah dengan cepat. Jangan menoleh kebelakang..!!
Jika harus menangis, menangislah..tapi jangan menoleh..!!
Lihatlah..!! Banyak kebahagiaan didepan sana..raihlah salah satunya..!!
Berikan aku satu senyuman terakhir..lalu pergi..!! Bentakku..!!
Dia melangkah..pundaknya menjauh. Dan senyumannya menjadi kado terbaik yang pernah aku terima secara getir.. 

Hiduplah dengan bahagia..bisikku lirih..

Postingan populer dari blog ini

KEMANUSIAAN DAN PENDIDIKAN

"JANGAN TAKUT UNTUK DIBENCI"

DEMOKRASI